Rabu, 07 Maret 2012

Pengaruh Kadar Detergen Terhadap Kehidupan Ikan


Biasanya kalo aku nyari tugas buat makalah suka browsing di internet. Kali ini giliran aku yang mau berbagi untuk dijadikan referensi. Praktek ini waktu aku masih kelas X berkelompok bareng Amel, Lina, Eka, Kiki, dan Rika.

     PENGARUH KADAR DETERGEN TERHADAP KEHIDUPAN IKAN
1.       Tujuan Percobaan
Adapun tujuan dari percobaan ini yaitu untuk mengetahui pengaruh kadar detergen terhadap kemampuan hidup ikan.

2.       Dasar Teori
2.1  Latar Belakang
Percobaan ini dilatar belakangi karena bersangkutan dengan tugas biologi.selain itu, percobaan ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan ikan dalam air detergen.

3.       Hipotesis
Dalam percobaan yang akan dilakukan, adapun dugaan sementara hasil percobaan menurut penyusun yaitu      :
·         Ikan yang bertahan hidup lebih lama adalah ikan yang berenang dalam kadar detergen yang lebih sedikit.
·         Ikan yang bertahan hidup lebih sebentar yaitu ikan yang berenang dalam kadar detergen yang lebih banyak.

4.       Metode Peneltian
4.1          Alat dan bahan :
·         Ikan 6 ekor
·         Plastik bening ukuran 2 kg (6 pcs)
·         Detergen
·         Tabung ukur (untuk mengukur kadar detergen)
·         Stopwatch
4.2          Langkah Kerja
·         Siapkan alat dan bahan yang diperlukan
·         Ukur air dalam gelas ukur sebanyak 1 liter atau 1000 ml
·         Masukkan air yang sudah diukur tadi ke dalam plastik bening ukuran 2 kg
·         Larutkan detergen sesuai ukuran/kadar yang telah ditentukan :
Plastik 1
0,01%
Plastik 2
0.025
Plastik 3
0,03%
Plastik 4
0,04%
Plastik 5
0,05%
·         Masukkan ikan ke dalam plastik tersebut
·         Gunakan stopwatch untuk mengukur waktu ketahanan ikan tersebut
·         Amati ikan yang ada dalam plastik
·         Tulis dan catat jika adaperubahan pada ikan serta catat waktu perubahannya pada menit keberapa                                               
·         Pengamatan ikan selesai pada menit ke-12         
·         Tuliskan laporan hasil pengamatan tadi

5.       Pembahasan
5.1          Hasil Penelitian
               
Perlakuan
Kadar Deterjen
Kondisi pada menit ke...
Keterangan
1
2
3
4
I
0,01%
masih hidup dan belum ada efek apapun
masih hidup namun ikan mulai kejang-kejang
ikan mengeluarkan banyak darah
semakin banyak darah yang dikeluarkan dan ikan tidak banyak bergerak
ikan hidup
II
0,02%
masih hidup dan belum ada efek apapun
ikan mulai tidak tenang dan terus menyunduli busa deterjen
ikan terus menganga dan menutup mulutnya seakan sedang mencari oksigen
ikan mati
ikan mati
III
0,03%
ikan masih hidup dan belum bereaksi apa-apa
ikan mulai berlendir dan kejang-kejang
semakin banyak mengeluarkan lendir dsertai darah
tepat pada menit ke-10 ikan mati
ikan mati
IV
0,04%
ikan masih hidup
ikan mengeluarkan lendir dan mulai lemah
ikan masih hidup, tetapi semakin lemah, lendir semakin banyak dan mulai mengeluarkan darah
ikan masih hidup, tapi semakin lemas dan keadaan lendir sama padasaat 3 menit ke-3, dan mengeluarkan banyak darah
ikan hidup
V
0.05%
ikan masih hidup
ikan mengeluarkan banyak lendir dan mulai lemas
ikan masih hidup tapi semain lemas dan lendirnya semakin banyak
ikan masih hidup dan mesih mangeluarkan banyak lendir disertai darah
ikan hidup



5.2          Pembahasan
5.2.1      Dari percobaan di atas ikan yang mati adalahikan ke-2 dan ke-3.
v  Dugaan ikan 2 mati adalah karena bahan kimia yang terkandung dalam detergen yang dipakai berbahaya dan ketahanan ikan terhadap bahan kimia tersebut memang berbeda dengan ikan 4 yang memakai detergen yang mereknya sama tetapi tidak mati karena jenis ikannya pun berbeda dengan ikan 2.
v  Dikan ke-3 mati karena kadar detergen pada ikan 3 lebih banyak dibandingikan 1 yang memakai detergen yang mereknya sama. Dan kandungan surfaktan yang merupakan zat aktif yang termasuk bahan kimia organik. Surfaktan memiliki rantai kimia yang sulit bila dihirup/diserap melalui kulit atau termakan. Mungkin hal inilah yang membuat ikan mati.
5.2.2      Pada ikan ke-5 tidak mati bisa disebabkan karena kandungan detergen yaitu senyawa linear alkylbenzene sulfonate yang diyakini relatif labih akrab dengan lingkungan.

6.       Kesimpulan
Dari hasil percobaan tadi, maka didapat kesimpulan bahwa ketahanan ikan akan berkurang atau menurun jika menghirup bahan kimia/zat kimia terlebih jika berlebihan, karena zat kimia bersifat toksik (beracun) jika dihirup.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...